Author : Aughya

HomeArticles Posted by Aughya
Read More
workforce training

Gamification Elements That Can Boost Employees’ Engagement

[x]cube LABS posted an article about gamification and how it helps boost employees’ engagement:

Perusahaan yang memiliki gamification dalam strateginya akan berdampak pada lebih bertahannya partisipasi karyawan dalam jangka waktu yang lama. Hal ini juga meningkatkan produktivitas perusahaan, ketaaatan karyawan dan kepuasan konsumen. Gamification Research Network menyatakan, “Utamanya, gamification bertujuan untuk meningkatkan motivasi positif pengguna terhadap aktivitas yang diberikan atau teknologi yang digunakan, maka akan terjadi kenaikan pada kuantitas dan kualitas kerja yang dihasilkan.”.

Fokus utama perusahaan haruslah untuk melibatkan karyawan secara efektif dan yang lainnya akan mengikuti. Teknik ini mengambil tindakan dan cara yang paling kuat untuk mendapatkan umpan balik dari karyawan dan konsumenmereka. Memasukkan elemen permainan seperti penghargaan, lencana, piala, peraturan, target, dan masukan dapat membantu perusahaan untuk menyelesaikan tantangan di waktu yang bersamaan. Dengan menggunakan teknologi yang tepat, proses gamification dapat menjadi lebih efektif, lebih efisien dan mudah untuk digunakan dan dikelola.

Salah satu elemen dasar yang bisa didapat dengan mengintegrasikan mekanik permainan ke dalam lingkungan kerja adalah pelatihan yang efektif. Hal ini akan mengubah sesi pelatihan perusahaan menjadi lebih menyenangkan, menarik dan interaktif bagi karyawan. Forbes menyatakan, menurut The Federation of American Scientists (FAS), permainan adalah alat belajar yang hebat, menghasilkan peningkatan kepercayaan diri pemain sebesar 20%, peningkatan retensi belajar sebesar 90%, dan peningkatan penyelesaian tugas hingga 300%.

Desain gamification difokuskan pada pengalaman kerja karyawan yang lebih personal, sehingga dapat memberi kesempatan kepada karyawan untuk mengevaluasi dan meningkatkan kinerjanya. Ketika mereka melihat peningkatan kinerja individual mereka, keterlibatan mereka di perusahaan akan menjadi lebih baik.

Read the complete article here.

Read More
work training

HR Management and Gamification

In an article published by Dasein, it emphasized that gamification ot only works for recruitment but also for the whole HR area:

Gamification mendapat banyak perhatian di dunia maya, terutama dalam bidang eLearning. Gamification banyak digunakan untuk melibatkan murid dalam membangun loyalitas dan menjaga mereka tetap tertarik dalam aktivitas yang dijalani. Banyak orang yang mengalami kesulitan dalam memahami bagaimana gamification bisa berdampak pada bisnis, namun sudah banyak perusahaan di dunia yang telah sukses mengimplementasikan teknik ini untuk meperbaiki performa kerja, meningkatkan penjualan dan mempertahankan karyawan.

Ketika menggunakan gamification, teknik motivasi akan digunakan dengan mengambil dari permainan tradisional serta game sosial kemudian diaplikasikan ke dalam lingkungan non-game. Hasilnya akan mirip seperti program loyalitas dan akan membantu untuk mencapai target bisnis dengan menawarkan aktivitas yang keterlibatannya tinggi serta hadiah yang dapat memotivasi karyawan. Banyak yang percaya bahwa hanya pelanggan yang termotivasi untuk loyal kepada perusahaan, padahal karyawan juga diuntungkan ketika gamification digunakan. Karyawan akan diuntungkan melalui program yang menciptakan lingkungan kerja dimana mereka merasa dihargai untuk usaha yang dilakukan. Hal ini bisa melebihi standar gaji dan keuntungan karyawan.

Banyak orang berpikir jika gamification hanya bisa membantu dalam hal rekrutmen, namun HR dapat masuk ke dalam permainan lewat berbagai cara. Gamification memiliki potensi untuk mengubah pelatihan dalam perusahaan dan membuatnya menjadi lebih menyenangkan dan melibatkan karyawan. Game interaktif dapat digunakan untuk meningkatkan partisipasi karyawan dan mampu membuat karyawan mendapatkan konten pengetahuan dengan cara yang lebih menyenangkan dibandingkan dengan pelatihan pada umumnya. Dalam gamification, konten lama dapat diciptakan ulang menjadi lebih baru dan menarik, yang mampu memberikan pendekatan imajinatif sehingga karyawan lebih terlibat dan termotivasi.

Ketika belajar dilakukan dengan menggunakan konsep game, aktivitas tersebut menjadi lebih menyenangkan dibandingkan proses pelatihan. Seluruh pengalaman belajar dapat diperbaiki dan bisnis dapat melihat perkembangan karyawann dengan adanya sistem hadiah. Gamification dapat memberikan keuntungan bagi perusahaan dalam berbagai tingkat, dan dalam bidang HR, gamification dapat menjadi salah satu alat yang paling ampuh.

Read the complete article here.

Read More
business training

Training Gamification: The Emotion Of Engagement

Designing Digitally published an article about the relation between gamification and human’s emotion also its relation in corporate training:

Kunci untuk pemahaman mendalam dan pembelajaran sejati adalah keterlibatan. Seorang pembelajar yang tertarik akan termotivasi untuk menaruh lebih banyak usaha dan keinginan untuk belajar. Inilah yang menjadi salah satu alasasn mengapa gamification dalam training menjadi efektif. Gamification memperkenalkan elemen bermain dalam lingkungan yang bukan game. Hal yang membosankan bisa dibuat menjadi lebih menarik. Ketika dilihat lebih dalam, ternyata gamification banyak didorong oleh emosi.

Beberapa emosi manusia yang berkaitan dengan gamification adalah:

Pengakuan
Semua orang senang untuk diperhatikan karena hal positif yang mereka capai. Hadiah, level dan papan peringkat menyediakan semua pengakuan bagi yang telah menjalankan tugasnya dengan baik. Mereka akan terus berusaha untuk mencapai target dan meraih penghargaan.

Prestasi
Banyak orang yang merasa senang ketika mereka dihadapkan dengan tantangan dan mampu melewatinya. Mereka melihat tantangan dalam proses gamification sebagai suatu hal yang harus dilewati dan mereka menikmati proses dan pencapaiannya. Hadiah eksternal akan sangat diapresiasi, namun hadiah intrinsik-lah yang mendorong mereka untuk terus maju.

Kompetisi
Berlomba dengan orang lain adalah motivator yang besar bagi sebagian orang. Disinilah peran papan peringkat menjadi penting. Seorang yang kompetitif dapat melihat secara jelas dimana mereka gagal dan siapa yang perlu mereka kalahkan. Semua memiliki perasaan kompetisi, meski berbeda tingkatnya untuk tiap individunya.

Kebaikan
Gamification dapat mendorong rasa kebersamaan dan kerjasama. Ketika seseorang melihat temannya sedang kesulitan, biasanya mereka akan menawarkan bantuan. Hal ini menjadi penting terutama dalam perusahaan. Ketika setiap orang memiliki targetnya masing-masing, mereka akan saling bekerja sama untuk mencapai kesuksesan. Dengan membantu orang lain, mereka juga membantu diri sendiri dan kebaikan dalam bisnis.

Read the complete article here.

Read More
training

Gamification: The Future Of Workplace Motivation

Intelliverse wrote a blogpost about the benefits of gamification to motivate employee:

Sifat seseorang dapat dilihat saat mereka bermain. Seseorang yang pendiam bisa jadi tidak malu untuk menjawab pertanyaan trivia, dan seseorang yang kocak bisa jadi sangat serius dan fokus saat merencanakan strategi. Bermain game dapat mengeluarkan yang terbaik maupun yang terburuk dari seseorang, tetapi sebagai strategi untuk memotivasi team, manfaatnya tidak ada bandingannya.

Gamification, atau integrasi mekanik game dalam area non-game, mendapat lebih banyak daya tarik di bidang progesional karena efeknya yang positif dalam hal produktivitas dan pembangunan moral. Gamification telah terbukti menjadi metode yang efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan insentif. Namun jika anda masih bingung bagaimana mengaplikasikan gamification dalam lingkungan kantor dapat meningkatkan produktivitas kantor, inilah beberapa manfaat utamanya:

1. Team-building
Sebuah tim yang saling melengkapi dan terlibat baik sangat penting untuk mencapai keberhasilan dalam lingkungan kerja yang kolaboratif. Memasukkan elemen game dalam pekerjaan bisa menambah daya saing yang sangat dibutuhkan dalam tugas biasa dan monoton. Tempat kerja bisa jadi kompetitif secara intrinsik karena, tentu saja, karyawan ingin menonjol dan akhirnya bergerak naik di perusahaan. Permainan tidak hanya memberikan kesenangan dalam kompetisi di lingkungan, kerja namun juga menciptakan transparansi dan meningkatkan semangat kerja dalam mempromosikan budaya kerja yang kondusif. Dalam aktivitas yang menantang, rekan kerja dapat saling mempelajari kekuatan dan kelemahan masing-masing dan menemukan cara bekerja yang paling baik satu sama lain.

2. Pengembangan karyawan
Gamification adalah metode pelatihan karyawan yang sangat efektif karena menarik bagi pembelajaran kinestetik. Banyak orang belajar paling baik hanya dengan melakukan. Berfokus pada pemanfaatan strategi game pada tujuan spesifik perusahaan, dapat memungkinkan karyawan untuk mendapatkan pemahaman yang komprehensif tentang misi perusahaan Anda dengan cara yang menyenangkan.

3. Kepuasan bekerja
Terakhir, bermain itu menyenangkan! Lingkungan pekerjaan menjadi penting bagi produktivitas karyawan dan hal tersebut yang mendorong keinginan untuk bekerja eras. Jika karyawan bersemangat untuk bekerja tiap hari, perusahaann akan dapat melihat hasil yang baik dari pekerjaan karyawan. Menambahkan kompetisi yang sehat dalam lingkungan kerja adalah cara yang paling mudah untuk menambah kepuasan karyawan.

Read the complete article here.

Read More
Employee Training Programs

Why Games Matter in Workplace Training

An article at MATRIX blog emphasizes on the impact of games to improve workplace training:

Permainan telah menemukan tempatnya di ruang training beberapa waktu yang lalu. Awalnya, mereka bertugas untuk membawa kesenangan ditengah proses belajar. Dengan berubahnya generasi saat ini, banyak pula perubahan pada norma dan aturan pembelajaran di korporat untuk mendapatkan sesi training yang lebih efektif. Alasan utamanya adalah karena tingginya minat generasi milenial pada gamification di berbagai aspek kehidupan namun kadang berbenturan dengan program pengembangan dan pembelajaran di perusahaan yang kadang masih tradisional.

Permainan mampu masuk ke dalam emosi manusia lewat kesenangan, hadiah, kompetisi, kejutan dan banyak lainnya. Mereka memiliki kapasitas untuk membuat kita bergembira dengan menggunakan alat dan peraturan yang tepat untuk mengontrol segala proses. Kegagalan adalah bagian besar dari pembelajaran, dan permainan mampu menyediakan lingkungan yang aman untuk itu. Ketika terbenam dalam dunia maya, kita merasa lebih aman dalam membuat keputusan yang tidak hanya berpengaruh pada kesuksesan namun juga mampu menyediaan kesempatan belajar yang lebih besar. Tidak seperti video dan kuis, materi belajar seperti permainan dapat mengajak mereka yang sedang belajar untuk kembali dan berlatih.

Science Daily mempublikasikan sebuah kesimpulan dari studi yang dilakukan University of Colorado Denver Business School yang menyatakan bahwa mereka yang belatih dengan menggunakan permainan melakukan pekerjaannya lebih baik, memiliki keahlian yang lebih tinggi dan mampu mempertahankan informasi lebih lama diibandingkan karyawan yang bekerja di lingkungan yang pasif dan kurang interaktif. Salah satu kesimpulan yang juga penting adalah bahwa semua permainan simulasi haruslah mampu menarik dan melibatkan semua elemen sehingga orang yang terlibat dapat berpartisipasi secara aktif.

Read the complete article here.

Read More
Employee Training

Gamification: Playing Your Way to Better Employee Engagement

GetHppy published an article about achieving better employee engagement using gamification:

Dari hasil riset Gallup, kinerja kerja karyawan yang 147% lebih baik dan 37% lebih sedikit karyawan yang absen adalah keuntungan yang bisa didapat dari program keterlibatan karyawan (employee engagement) yang bagus. Namun meski hasilnya jelas, kurang dari 50% atasan perusahaan yang tahu cara memperbaikinya. Dan gamification bisa menjadi salah satu caranya.

Gamification adalah tren yang sedang berkembang dalam lingkup keterlibatan karyawan yang menggunakan lingkungan digital untuk membantu karyawan mencapai suatu target dan tujuan. Karyawan seperti bermain game yang menawarkan poin, status dan hadiaah sambil mereka memperbaiki ketrampilan, tujuan dan target yang ingin dicapai perusahaan. Teorinya, semua orang senang bermain game dan kompetisi sehat yang berhadiah di akhir.

Jika digunakan secara efektif, gamification memberikan kelebihan yang membuat karyawan lebih terlibat di perusahan. Kelebihan tersebut antara lain adalah kolaborasi, kompetisi, poin, level, target, saran yang cepat dan transparansi. Karyawan akan termotivasi untuk belajar ketrampilan, perilaku dan cara berpikir baru dalam menyelesaikan masalah dengan cara memecah pekerjaan yang kompleks menjadi pekerjaan kecil yang lebih mudah dipelajari bagi otak, tanpa stress yang berlebihan.

Sistem gamification bisa digunakan di berbagai divisi perusahaan. Divisi Learning and Development bisa menggunakan gamification untuk mempelajari ketrampilan yang baru serta mampu meningkatkan retensi dan hasil. Divisi Human Resources dapat menggunakan gamification untuk melacak dan mempelajari ulang performa kerja karyawan, menciptakan ketrampilan kepemimpinan, dan menyediakan apresiasi. Selain itu gamification bisa digunakan untuk meningkatkan kerjasama dan kreativitas tim serta mengingatkan kembali karyawan tentang budaya perusahaan.

Read the complete article here.

Read More
company training

Gamification: A Game Changer for HR

HR Technologist published an article about using the impact of gamification in Human Resource:

Gamification adalah alat yang menarik serta mampu memikat pemain dengan menciptakan pengalaman yang mendalam dan menarik. Jika dirancang dengan baik, gamification mampu mendorong pembelajaran dan retensi yang lebih besar. Tidak heran jika gamification menjadi tren di tempat kerja sebagai tambahan untuk melakukan intervensi SDM dan bisnis yang berbeda. Beberapa perusahaan menambahkannya ke dalam proses onboarding untuk membantu karyawan baru melebur dengan rekan kantornya yang lain. Sedangkan yang lainnya ada yang menggunakannya sebagai alat uji coba, untuk membantu karyawan mencoba berbagai tujuan organisasi melalui simulasi dan melihat mana yang paling sesuai.

Perusahaan mulai sadar bahwa gamification mungkin dapat menjadi solusi untuk pembelajaran di lingkungan kerja. Tren ini semakin nampak dengan semakin banyaknya perusahaan yang menyediakan jasa gamification untuk menciptakan pengalaman yang nyata bagi karyawan. Seperti halnya yang dilakukan Asurion, sebuah perusahaan teknologi asal Nashville yang memasukkan unsur gamification bagi training karyawan baru. Asurio menciptakan permainan dimana karyawan baru dikunci dalam satu ruangan dan cara untuk keluar adalah dengan menyelesaikan berbagai tugas dengan kompleksitas yang beragam. Cara ini menciptakan koneksi antara karyawan dengan perusahaan serta menciptakan kolaborasi antar karyawan lewat cara yang kreatif.

Tidak ada batasan dalam pemakaian teknologi di bidang Human Resource. Semua tergantung pada para ahli HR untuk menyadari perkembangan teknologi dan berpikir di luar kepala mengenai cara terbaik untuk menarik, melibatkan dan mempertahankan talenta terbaik untuk perusahaan.

Read the complete article here.

Read More
gamified work

Why Use Gamification in Employee Engagement?

HRZone published an article about the benefit of implementing gamification in workplace for engaging employee:

Karyawan yang merasa terlibat dalam pekerjaannya akan menjadi lebih produktif dan sukses, lebih jarang mengambil cuti dan lebih sedikit kemungkinan untuk mengundurkan diri dari perusahaan. Namun jika anda memiliki permasalahan keterlibatan yang serius, bagaimana anda menyelesaikannya? Mungkin membuatnya menjadi permainan adalah jawabannya!

Gamification lebih dari sekedar sebuah kesenangan dan permainan. Gamification adalah tentang pengimplementasian elemen game (poin, hadiah, kompetisi, kolaborasi) ke dalam sistem bisnis. Ini lebih dari sekedar membuat pekerjaan menjadi menyenangkan. Dalam beberapa tahun terakhir, semakin banyak perusahaan yang menggunakan gamification untuk meningkatkan penjualan, memperbaiki layanan pelanggan dan melatih karyawan dalam sesi training.

Gamification bekerja dengan cara yang sama seperti bermain yang sangat dinikmati. Gamification menciptakan rasa kepuasan pada partisipan yang terlibat dan dengan adanya tantangan yang semakin sulit, dengan hadiah yang semakin besar, peserta akan terus terlibat tanpa merasa stagnan. Dengan menawarkan pengakuan berupa badge, papan ranking dan metode lainnya, anda bisa mendorong karyawan untuk merasa bangga akan pencapaian mereka yang kemudian bisa berdampak pada meningkatnya motivasi karyawan untuk bekerja lebih baik lagi.

Read the complete article here.

Read More
happy team

The Role of Gamification for the Workforce

Originally from DELITÉ Advisory & Partners blog, HR Tech Con published an article about how gamification can help improving workforce:

Gamification telah mendapat banyak perhatian sebagai salah satu cara untuk melibatkan pelanggan dalam membangun loyalitas. Ketika banyak dari kita yang masih berusaha memahami bagaimana bermain dapat memberi dampak nyata pada bisnis, beberapa perusahaan yang telah mengimplementasikan gamification menemukan banyak manfaat. Beberapa diantaranya adalah meningkatkan motivasi dan mempengaruhi perilaku pelanggan.

Gamification adalah penggunaan mekanik dan desain game ke dalam konteks non-game untuk melibatkan user dalam pemecahan masalah dan meningkatkan kontribusi user. Berdasakarkan Wikipedia, gamification menggunakan pendekatan empati (contohnya Design Thinking) untuk mengenalkan, merubah dan menjalankan sistem dimana pemain dapat memasuki pengalaman bermain untuk mendukung pengetahuan nilai dan budaya karyawan. Mekanik game yang digunakan termasuk papan ranking, badge dan level.

Ada 2 macam gamification yang bisa diimplementasikan dalam perusahaan: structural gamification dan serious games. Dalam structural gamification, elemen game (badge, level, poin) dimasukkan ke dalam aktivitas dan proses. Serious games adalah ketika game atau simulasi diciptakan untuk kebutuhan selain entertainment, seperti rekrutmen, training, pengembangan serta motivasi, dengna tujuan meningkatkan keterlibatan karyawan dalam perusahaan.

Lewat gamification, perusahaan dapat mendorong perubahan performa yang baik secara konstan dan dampak perubahan perilaku karyawan dapat diukur. Dengan menggabungkan mekanik game dengan teknologi, perusahaan dapat menyelaraskan karyawan dengan target perusahaan, menciptakan kolaborasi antara berbagai divisi/pihak, mempromosikan kompetisi, memastikan kepatuhan akan peraturan dan mengalokasikan kompensasi.

Read the complete article here.

Read More
Teamwork in the office

How Gamification Changed the Rules of the Game

Netherlands Romanian Chamber of Commerce posted an article about how gamification can help motvatigng employee to engage better in company:

Survey yang dilakukan oleh Gallup menunjukkan secara global 70% karyawan tidak merasa terlibat dalam pekerjaannya. Hasil yang mirip ditunjukkan oleh Deloitte, dimana lebih dari 87% manajer HR dan profesional di dunia mengalami peningkatan pada kurangnya keterlibatan karyawan di perusahaan. Di Eropa, keterlibatan karyawan semakin rendah, dengan rata-rata hanya 16% karyawan yang terlibat dengan aktivitas yang mereka lakukan di kantor, 68% karyawan tidak ikut beraktivitas dan 24% tidak terlibat dan telah menyampaikan keluhannya ke atasan.

Dalam konteks sosial, metode tradisional dalam memotivasi karyawan semakin kurang berhasil dan makin tergantikan. Perusahaan dipaksa untuk fokus pada pendekatan yang inovatif serta mengadaptsi profil psikologi generasi saat ini. Salah satu instrumen modern yang sukses dalam meningkatkan tingkat keterlibatan karyawan adalah gamification. Gamification berarti mengintegrasikan konsep dan elemen game ke dalam proses organisasi, seperti rekrutmen, training dan pengembangan untuk meningkatkan motivasi dan keterlibatan karyawan.

Gamification dilakukan berdasarkan psikologi motivasi, yang berkaitan dengan dopamin dan hadiah. Dopamin adalah neurotransmitter yang dihasilkan secara alami oleh otak dan berperan penting dalam tingkat kebahagiaan manusia. Otak memproduksi dopamin setiap kali kita melakukan hal yang menyenangkan, termasuk mendapat hadiah. Dalam hal produktivitas, semakin banyak orang yang mencapai target, semakin banyak dopamin yang diproduksi dan karyawan akan tetap termotivasi. Gamification bekerja dalam hal ini dengan menyediakan hadiah kecil untuk mereka yang menyelesaikan tugas dan pekerjaan sederhana.

Read the complete article here.